Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Aspek Ilmu Kelautan Dalam Geospasial

Cibinong, Berita Geospasial –Ilmu Kelautan dan Informasi Geospasial  adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, ilmu kelautan merupakan salah satu aspek penting dalam pengelolaan dan pengembangan Informasi Geospasial.

Sebagai salah satu bentuk pengembangan wawasan dan pengetahuan, sebanyak 64 mahasiswa – mahasiswi beserta dosen pendamping program studi Ilmu dan Teknologi Kelautan Institut Pertanian Bogor melakukan kunjungan  ke Badan Informasi Geospasial (BIG) Selasa 18 Desember 2018. Bertempat di Aula Utama Badan Informasi Geospasial  keenam puluh empat mahasiswa beserta dosen pembimbing diberikan beberapa materi khususnya yang berhubungan dengan ilmu kelautan.

Paparan pertama tentang “Sistem Informasi Geografis Teknologi Kelautan” disampaikan oleh Staf Pusat Pemetaan Integrasi Tematik (PPIT), Sufwandika Wijaya. Pada paparannya, Wijaya menjelaskan bahwa sistem informasi geografis dan sistem penginderaan jauh bidang teknologi kelautan saat ini sudah merambah berbagai sektor salah satunya ialah pemetaan tematik di sektor Sumber Daya Laut (SDL), Saat ini sumber daya laut sudah dapat dipetakan sedikit demi sedikit dengan resolusi yang lebih besar.

Selanjutnya dalam materi lain dijelaskan mengenai  peranan Pusat Pemetaan Kelautan dan Lingkungan Pantai (PKLP) dalam mengelola dan memproduksi Informasi Geospasial khususnya di bidang kelautan dan pantai.

“Salah satu tugas dari Pusat PKLP adalah melaksanakan kegiatan survei di lingkungan kelautan dan pantai,” tutur Dewi Sekar Arum Surveyor Pemetaan Pusat Pemetaan Kelautan dan Lingkungan Pantai (PKLP – BIG) dalam penjelasannya kepada para mahasiswa.

Selain Pemaparan mengenai Teknologi Kelautan pada kunjungan belajar kali ini juga dijelaskan mengenai profil singkat dari Badan Informasi Geospasial (BIG), dan sesi diskusi.

Para Mahasiswa dan mahasiswi tampak antusias dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang dilakukan sebanyak lebih dari lima pertanyaan mereka tanyakan kepada para pemberi materi, salah satunya mengenai luas lahan mangrove di indonesia dan data update luas laut di Indonesia, para mahasiswa Semester 7 (tujuh) ini ingin mengetahui hal tersebut karena sebagian dari mereka belum mengetahui data yang resmi dari pemerintah.

“Ingin tahu kalau versi BIG luasnya Berapa BIG kan salah satu lembaga pemerintah” ungkap salah seorang mahasiswa dalam diskusi yang berlangsung selama 45 menit itu.

Kunjungan belajar inipun ditutup dengan penyerahan cinderamata baik dari pihak IPB kepada BIG maupun sebaliknya serta dilanjutkan dengan foto bersama. Diharapkan dengan adanya kunjungan ini tentunya menambah pengetahuan mahasiswa – mahasiswi khususnya mengenai manfaat dan kegunaan Informasi Geospasial di Bidang Kelautan. (/AR/YDI)