Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

BIG dan Komisi VII DPR RI Kunjungi PLTG Senipah dan TPA Manggar, Kalimantan Timur

Balikpapan, Berita Geospasial – Dalam rangkaian Kunjungan Kerja (kunker) DPR RI Komisi VII ke Provinsi Kalimantan Timur, pada Selasa, 31 Juli 2018, rombongan yang dipimpin oleh Ketua Tim Tamsil Linrung, melakukan peninjauan ke Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Senipah. Hadir dalam rombongan ini : Kadis ESDM Prov. Kaltim, Wahyu Widi Heranata; Dirjen Ketenagalistrikan, Direksi PT PLN Persero, beserta perwakilan dari Lembaga Pemerintah Nonkementerian (LPNK) yang berada di ruang lingkup Komisi VII DPR RI terkait Energi, Riset dan Teknologi, serta Lingkungan Hidup, yaitu : Badan Informasi Geospasial (BIG), yang diwakili oleh Sugeng Prijadi, Inspektur BIG; Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI); Badan Tenaga Nuklir (BATAN); dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETAN). Kunjungan ini merupakan rangkaian dari kunjungan kerja yang telah diselenggarakan oleh DPR RI Komisi VII dimana sebelumnya telah berkunjung ke Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, pada tanggal 30 Juli 2018.

PLTG Senipah dengan daya 2x41 MW ini berada di Desa Teluk Pemedas, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kaltim. Pembangunannya sendiri dimulai sejak November 2011, sementara peresmiannya telah dilakukan pada tanggal 20 Mei 2015 oleh Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara. Rombongan diterima oleh perwakilan dari PLTG Senipah. Dalam sambutannya Tamsil Linrung mengungkapkan bahwa kunjungan kali ini juga merupakan bentuk pengawasan yang dilakukan DPR RI, dalam hal ini Komisi VII terkait pengelolaan sumber daya listrik di daerah. Harapannya sektor ini juga bisa memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat sekitar. Apalagi semenjak adanya PLTG listrik di Kaltim, terutama untuk daerah Kota Samarinda, Kota Balikpapan dan Kabupaten Kutai Kartanegara mengalami perbaikan yang signifikan.

PLTG Senipah dari tahun 2015-2018 telah memberikan 500 juta kWh. Di tahun 2016 sekitar 121 juta kWh, tahun 2017 ada 117 juta kWh dan 2018 perjuni 282 juta kWh. Secara kumulatif, pemakaiannya terus meningkat dari tahun ke tahun. Pemakai listrik dari PLTG Senipah ini antara lain untuk rumah tangga, sosial, bisnis, industri, pemerintah dan layanan khusus. Untuk pengembangan ada rencana penyambungan pelanggan tegangan tinggi pertamina, hal itu dilakukan untuk dapat menjaga kehandalan pasokan suplai ke kilang minyak Pertamina (40 eksis dan 150 ekspan), maka dibutuhkan pembangunan Gardu Induk (GI) 150 kV. Terdapat 2 alternatif lokasi GI oleh PLN untuk dapat menyuplai kilang Pertamina yang membutuhkan daya cukup besar. Untuk pembangunan GI, PLN membutuhkan lahan seluas 1-2 ha.

Kegiatan kunjungan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama. Pada siang harinya,  rombongan kembali melanjutkan kegiatan kunker. Kali ini yang dituju adalah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Manggar. Kunjungan kali ini dihadiri pula oleh perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI dan Dinas LHK Prov. Kaltim.

Semoga melalui kegiatan kunker ini, aspirasi yang ada di daerah bisa tersampaikan secara lebih cepat dan langsung kepada pemerintah pusat. Dengan demikian penyelesaian dan pengembangan daerah bisa berjalan secara lebih cepat, tepat sasaran dan merata. [LR/AR/TR]