Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

BIG Selenggarakan Bimtek Penguatan JIGN Regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara

 photo DSC_6561_zpsxamehvyr.jpg

(Bali, Berita Geospasial) - Setelah sebelumnya dilaksanakan di Regional Sumatera dan Papua, Maluku, Sulawesi dan Kalimantan, hari ini Selasa, 8 Mei 2018, bertempat di Karisma Ballroom Hotel Discovery Kartika Plaza, Bali, kegiatan Bimbingan Teknis (bimtek) dalam rangka Penguatan Jaringan Informasi Geospasial (JIGN) Regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara dilaksanakan. Acara bimtek dan rakor ini dilaksanakan oleh Badan Informasi Geospasial dan Bappeda Provinsi dengan mengundang berbagai stakeholder yang terkait dengan pelaksanaan informasi geospasial (IG) di regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara

Acara ini dihadiri perwakilan dari berbagai provinsi di regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, Kepala Bappeda Provinsi Bali, Perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Perwakilan Kementerian Perekonomian, serta perwakilan PPIDS dari masing-masing provinsi.

Kepala Bappeda Litbang Provinsi Bali. I Wayan Wiasthana Ika Putra  mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas dipilihnya kota Bali sebagai tuan rumah pelaksanaan Rakor Bimtek pada tanggal 8 Mei 2018. Beliau mengatakan dengan adanya penguatan simpul jaringan informasi geospasial nasional di Bali maka pembangunan berbasis spasial akan berjalan dengan baik. Pembangunan yang berbasis tematik holistik dan integratif dan spasial akan selalu dipegang teguh oleh Pemprov Bali dalam pembangunan wilayahnya.

Selanjutnya, Deputi Bidang Infrastruktur Informasi Geospasial (IIG) BIG, Adi Rusmanto, menyampaikan dalam sambutanya bahwa kegiatan Rakor Bimtek ini merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya dan acara pada hari ini merupakan kegiatan rakor bimtek yang terakhir untuk regional Jawa Bali dan Nusa Tenggara. “Kenapa satu peta menjadi momentum tersendiri sebagai pijakan dalam tata kelola penyelenggaraan  informasi geospasial? Dan sebentar lagi akan muncul Keputusan Presiden (Keppres) tentang Protokol Berbagi Pakai Data dan Informasi Geospasial. Dengan adanya keputusan tersebut maka data bisa dibagipakaikan sesai aturan yang ada. Saat ini data sudah ada di Ina-Geoportal, namun belum bisa dibagipakaikan”, ujar Adi Rusmanto.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian assessment oleh Kepala Pusat Standardisasi dan Kelembagaan Informasi Geospasial (PSKIG) BIG, Suprajaka serta hasil assessment awal kondisi teknis simpul jaringan di Regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara. Suprajaka mengatakan bahwa jika dilihat dari Banten, DKI Jakarta dan Jawa Tengah itu statusnya sudah aktif ke simpul jaringan, sedangkan untuk Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara statusnya sudah ada namun belum aktif sehingga perlu perhatian khusus dari BIG.

“Saya berharap semua setiap provinsi harus dapat mengakses portal, maka dari itu pertemuan ini seluruh provinsi khusus region Jawa, Bali dan Nusa Tenggara portalnya sudah bisa aktif. Untuk provinsi yang belum memiliki portal akan diberikan cloud dan data yang disimpan di cloud hanya bersipat sementara, nantinya akan disimpan di portal masing-masing provinsi kemudian dibagipakaikan”, ungkapnya.

Sesi bimbingan teknis pada kesempatan bimtek ini diawali dengan penyampaian kondisi jaringan IG di Regional Sulawesi yang disampaikan oleh Aris Haryanto, selaku Kepala Bidang Pengembangan Kelembagaan dan Simpul Jaringan IG BIG, Aris selain menyampaikan kondisi terkini juga menjadi moderator bagi pemateri-pemateri teknis lainnya di acara bimtek penguatan simpul jaringan ig nasional ini. Beliau juga menjelaskan terkait Bhumandala Award 2018 untuk penilaian simpul jaringan terbaik yang meliputi aspek portal, kelembagaan, SDM, data dan teknologinya. Semua aspek tersebut merupakan pilar pembangunan simpul JIGN.

Sesi pemaparan dilanjutkan tentang Infrastruktur Simpul Jaringan yang disampaikan oleh Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Geospasial BIG, Gatot Haryo Pramono. “Pengenalan Geoportal PALAPA versi 3.4” oleh  Rachman Rifai selaku Kepala Bidang Penyebarluasan Informasi Geospasial; Katalog Unsur Geografi Indonesia versi 5 oleh Murdaningsih staf Bidang Pengelolaan Data dan Informasi Geospasial; dan Upload data batas wilayah administrasi, data rencana tataruang wilayah dan data kawasan masyarakat hukum adat kedalam Geoportal Daerah oleh Wendradari  Bidang Penyebarluasan Informasi Geospasial BIG.

Para peserta bimtek yang berasal dari berbagai daerah di regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara ini mengikuti acara hingga dengan berakhirnya kegiatan pada sekitar pukul 17.00 WITA. Harapannya ilmu yang didapatkan selama pelaksanaan bimtek hari ini bisa dimanfaatkan dan diaplikasikan untuk kemajuan pengelolaan jaringan IG di tingkat daerah dalam kerangka percepatan kebijakan satu peta (KSP) dan penguatan JIGN dalam rangka implementasi open government Indonesia (OGI) dan One Data. (EN/ATM)