Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Pemkab Bantul Siap Dukung `The Royal Jogja Sand Dunes Geospatial Run 2019`

Bantul, Berita Geospasial – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul siap mendukung gelaran The Royal Jogja Sand Dunes Geospatial Run 2019. Lomba lari yang akan dilaksanakan pada 6 Oktober 2019 ini bagian dari rangkaian Hari Informasi Geospasial (HIG) yang bertepatan dengan ulang tahun ke-50 Badan Informasi Geospasial (BIG).

“Pemkab Bantul siap membantu dan mendukung kegiatan, seperti perizinan, keamanan, tim kesehatan, property, promosi, dan pertunjukan kesenian sebagai sambutan ucapan selamat datang kepada  peserta,” kata Bupati Bantul Suharsono saat menerima audiensi tim dari BIG di Kantor Bupati Bantul, Selasa, 30 April 2019.

Pada kesempatan ini, Sekretaris Utama BIG Muhtadi Ganda Sutrisna menjelaskan bahwa The Royal Jogja Sand Dunes Geospatial Run 2019 yang akan melintasi Gumuk Pasir, Parangtritis, Bantul, ini mengusung tema maraton wisata. Agar masyarakat mengenal Gumuk Pasir sebagai geoheritage yang harus dijaga.

“Keberadaan Gumuk Pasir dapat kita manfaatkan sebagai tempat wisata, olahraga, pertanian, edukasi, tambak, konservasi, riset, sekaligus pengembangan sosial dan budaya,” tutur Ganda.

The Royal Jogja Sand Dunes Geospatial Run 2019, lanjut Ganda, menargetkan 5.000 peserta dari dalam dan luar negeri. Peserta akan dibagi menjadi tiga kategori, yaitu 6K, 10K, dan 21K.

 

“Kami akan melibatkan masyarakat dalam perhelatan ini sebagai marshal. Selain itu, warga setempat juga dapat meramaikan bazar makanan lokal,” jelasnya.

Kompetisi ini dijadwalkan mulai pukul 05.00 WIB. Bendera start lari rencananya dikibarkan Kepala BIG Hasanauddin Zainal Abidin, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwana X, Bupati Bantul Suharsono, serta Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Panut Mulyono.

Selain merasakan sensasi berlari di Gumuk Pasir, peserta akan disuguhi pemandangan indah saat melewati lorong cemara dan menyusuri Pantai Parangtritis. Tentunya mereka juga akan melintasi Parangtritis Geomaritime Science Park (PGSP) milik BIG.

“PGSP adalah sarana untuk membantu konservasi Gumuk Pasir, salah satu bentang alam yang proses pembentukannya dipengaruhi angin. PGSP memiliki Museum Gumuk Pasir yang menjadi laboratorium geospasial pesisir Parangtritis. Museum ini menyimpan berbagai benda yang berkaitan dengan ekosistem pesisir pantai, seperti berbagai jenis batuan, pasir, herbarium, serta tersedia ruang audio visual yang nyaman untuk mengenal dan memahami Gumuk Pasir,” papar Ganda.

Pendaftaran The Royal Jogja Sand Dunes Geospatial Run 2019 dibuka mulai Mei melalui www.sanddunesrun.id. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi annual event Gumuk Pasir Parangtritis berskala internasional, sekaligus mengembangkan pariwisata di Bantul.

Ganda yang juga didapuk sebagai Ketua Umum HIG 2019 melakukan audiensi ke Pemkab Bantul dengan didampingi Ketua II HIG 2019 Ali Nor Hidayat, Ketua III HIG 2019 Sugeng Prijadi, Koordinator Sekretariat HIG 2019 Theresia Retno Wulan, serta Koordinator Parangtritis Geomaritime Science Park (PGSP) Nicky Setiawan. (GA/LR/NIN/TR)