Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Ubah Mindset, Hapus Kesan Negatif Birokrasi Indonesia

Cibinong, Berita Geospasial – Kesan negatif terhadap birokrasi di Indonesia masih melekat kuat dalam angan masyarakat. Seringkali birokrat Indonesia dicap selalu mempersulit hal-hal yang sebenarnya mudah. Untuk itu perlu kemauan kuat untuk mengubah mindset dan membuktikan anggapan tersebut adalah anggapan yang keliru.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Informasi Geospasial Hasanuddin Zainal Abidin saat melantik jabatan struktural dan jabatan fungsional tertentu di lingkungan Badan Informasi Geospasial (BIG), Rabu, 27 Februari 2019.

“Menurut Einstein orang pintar itu adalah orang yang bisa membuat hal-hal yang sulit menjadi mudah. Saya harap birokrat BIG mendorong perubahan ke arah sana,” tutur Hasan berpesan kepada pejabat yang baru dilantik dan undangan yang hadir.

Ia pun berpesan agar pegawai di lingkungan BIG harus siap berkompetisi karena paradigma karir PNS telah bergeser dari comfort zone menjadi competitive zone. “Bahkan perkembangan karir akan diikuti oleh uji kompetensi,” ujar Hasan.

Secara khusus, Hasan berpesan kepada kepala bidang baru di Pusat Pemetaan Rupabumi dan Toponim agar mengembangkan komunikasi yang baik dengan instansi lain. Sinergi yang baik dibutuhkan untuk mengantisipasi pemetaan rupa bumi skala besar yang menjadi tanggung jawab BIG.

Ia pun berpesan kepada widyasiwara utama yang baru saja dilantik untuk memberikan ilmu dan pengalamannya untuk turut mengembangkan kompetensi ASN melalui program pendidikan dan pelatihan disertai dengan modul-modul pelatihan yang relevan dan aplikatif.

Adapun pejabat yang dilantik hari itu, pada jabatan struktural, yaitu Kepala Bidang Pemetaan Rupa Bumi Skala Kecil dan Menengah, Mohamamad Fifik Syafiudin dan Kepala Bidang Toponim Harry Ferdiansyah. Sementara pada jabatan fungsional tertentu antara lain Widyaiswara Utama Sugeng Prijadi, Surveyor Pemetaan Madya Agus Hikmat, dan Auditor Pertama Rochiyatun. (MAD/DA)