Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Komisi VII dan BIG Sambangi Bumi Melayu Lancang Kuning

Pekanbaru, Berita Geospasial - Mengisi waktu Reses Masa Persidangan IV tahun sidang 2018-2019, pada hari Senin, tanggal 1 April 2019, anggota dewan dari Komisi VII DPR-RI mengadakan kunjungan kerja (kunker) ke Bumi Melayu Lancang Kuning, atau biasa disebut Provinsi Riau. Sebagaimana biasa, kunker terlebih dahulu diisi oleh acara pertemuan dengan Gubernur dan jajaran pimpinan Provinsi Riau, dan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke beberapa lokasi strategis nasional yang ada di provinsi Riau.

Menyertai kunker Komisi VII DPR-RI di Provinsi Riau, bersama Badan Informasi Geospasial (BIG) hadir juga beberapa perwakilan dari Kementerian ESDM, KLHK, Kemenristek Dikti, beberapa LPNK dilingkungan Kemenristek Dikti, Pertamina, PLN, BPH Migas, dan SKK Migas.

Pada kunker kali ini, tim komisi VII yang mempunyai ruang lingkup bidang energi, riset dan teknologi, serta lingkungan hidup datang ke Riau dengan 15 orang anggota dewan. Rombongan diketuai oleh Muhammad Nasir, anggota dari fraksi partai Demokrat, beserta anggota tim lainnya yang berasal dari tenaga ahli, sekretariat, dan tim pemberitaan.

Berdasar agenda, yang akan menjadi topik utama dalam kunker anggota dewan kali ini adalah tentang pengelolaan di sektor minyak dan gas alam di Provinsi Riau. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan beasiswa bidik misi dari Kemenristek Dikti, serta berbagai produk LPNK dilingkungan komisi VII DPR-RI secara simbolis. BIG dalam kesempatan baik ini menyerahkan peta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tahun 2017 skala 1: 5.000.000 kepada pihak pemerintahan Provinsi Riau, dengan disaksikan oleh anggota dewan Komisi VII DPR-RI.

Gubernur Riau yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Plt. Asisten II Setdaprov Riau, Indra, menyampaikan ucapan terimakasih dan selamat datang kepada rombongan anggota dewan dari Komisi VII dan tim dari K/L yang menyertai kunker DPR-RI selama di Provinsi Riau. “Selamat datang dan juga permintaan maaf karena Gubernur dan Wakil Gubernur Riau tidak bisa datang, mudah2an substansi dari pertemuan ini bisa untuk terus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya”, ungkapnya.

Mewakili anggota komisi VII DPR-RI, M. Nasir mengatakan ”Terimakasih untuk sambutan hangat dari semua pihak yang telah menerima kunjungan kerja DPR-RI di Provinsi Riau. Namun dengan sepersetujuan dari rekan anggota komisi VII, karena gubernur dan wakil gubernur tidak ada, maka dalam kunjungan kali ini rapat dalam rangka menjalankan regulasi pengawasan akan dilanjutkan di Dumai”.

Setelah selesai pertemuan di Pemerintah Daerah Provinsi Riau, tim kunker DPR-RI di hari yang sama akan melanjutkan kunjungan kerjanya ke beberapa lokasi di daerah Dumai, seperti ke refinery PT. Pertamina (persero) dan mengunjungi kawasan industri Dumai. (DA/LR)