Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Menyiapkan Kejayaan ASN Indonesia

Masih dalam rangkaian orientasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Badan Informasi Geospasial (BIG) Tahun 2019, pada hari Selasa, tanggal 2 April 2019, dilaksanakan kegiatan Seminar “Menggali Potensi Diri dan Mempersiapkan Diri Mendukung World Class Government. Sebagai peserta adalah 50 orang CPNS BIG Tahun 2019, dengan narasumber Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan masa jabatan 2009 – 2014, Mohammad Nuh.

Bertempat di Aula BIG Gedung S Lt. 2, Kantor BIG, Cibinong, seminar dibuka oleh Kepala BIG, Hasanuddin Zainal Abidin. Dalam sambutannya, Hasanuddin mengucapkan terima kasih kepada Mohammad Nuh karena sudah bersedia untuk membagikan ilmu dan pengalamannya kepada CPNS BIG. “Terimakasih Prof. Nuh sudah datang ke BIG untuk membagikan ilmu dan pengalamannya. Saya berharap CPNS bisa menggali ilmunya beliau dan semoga kehadiran beliau hari ini dapat membawa berkah bagi CPNS BIG,” ungkap Kepala BIG.

Acara kemudian diteruskan dengan sambutan dari Kepala Bagian Kepegawaian Aburrasyid. Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kehadiran Mohammad Nuh pada acara hari ini. Dalam sambutannya, Abdurrayid  menjelaskan bahwa BIG hanya ada satu kantor pusat di Indonesia yaitu di Cibinong, dan BIG tidak mempunyai kantor cabang dimanapun.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh kemudian memberikan masukan kepada CPNS BIG agar dapat menjadi PNS yang berguna bagi negeri. “Ada dua nilai yang akan membuat PNS berguna, yaitu menjadi orang yang setia dan selalu bersyukur oleh segalanya. Contohnya bersyukur telah menjadi CPNS BIG karena untuk menjadi CPNS harus mengalahkan ribuan orang,” ujar Mohammad Nuh dalam sambutannya.

“Setiap generasi memilki lembar kehidupannya sendiri, ukirlah setiap lembar sejarah dengan prestasi,” tandasnya. Menurut Mohammad Nuh, seseorang tidak boleh menjadi followers, karena seorang pengikut itu tidak akan pernah menjadi pemimpin. Apabila ingin ada perubahan dari pengikut menjadi pemimpin, maka harus ada perubahan intensitas kecepatan dan ketepatan yang harus berubah, sehingga ada dua hal yang mempengaruhi. Mohammad Nuh menambahkan bahwa lebih baiknya lagi, BIG bisa melakukan perubahan dengan menjadi ‘leader’ diantara badan-badan di Indonesia.

“Saat ini sedang ada inovasi besar-besaran di bidang sumberdaya manusia karena pemerintah Indonesia akan jaya pada tahun 2045, karena Indonesia mempunyai sumber daya yang memadai. Tetapi harus bisa memanfaatkannya dengan baik”, ungkapnya kepada peserta.

Dikatakan pula bahwa dalam memajukan bangsa ini ada hal yang harus difokuskan, yaitu pendidikan dan kesehatan. “Kualitas untuk sumber daya yang baik dipengaruhi oleh kualitas pendidikan dan kesehatan suatu negara. Untuk itu Pemerintah Indonesia sudah berusaha untuk memperbaikinya. Contohnya dalam bidang pendidikan yaitu dengan adanya program bidik misi dan program LPDP,” ungkap Mohammad Nuh.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi tanya jawab dari para CPNS dan penyerahan cinderamata dan foto bersama. Semoga para peserta bisa mendapatkan manfaat maksimal dari materi pada seminar tersebut. (GU/LR)