Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Pengenalan IG dalam Kebencanaan untuk Guru Geografi di Bandar Lampung

Bandar lampung, Berita Geospasial –Badan Informasi Geospasial (BIG) bekerja sama dengan Prodi Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menggelar Roadshow Geospasial. Pada kegiatan ini, guru geografi yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Geografi Bandar Lampung dan mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Geografi Unila mendapatkan materi terkait Informasi Geospasial (IG).

Roadshow Geospasial ini mengambil tema `Informasi Geospasial dan Kebencanaan`. Tema ini berkaitan dengan tsunami Selat Sunda beberapa waktu lalu yang juga menghantam Lampung.

“BIG adalah lembaga non-kementerian yang bertanggungjawab dalam pengelolaan IG di Indonesia. Menjadi kewajiban BIG untuk melaksanakan diseminasi atau sosialisasi terkait IG kepada berbagai kalangan. Terlebih dalam kerangka Roadshow Geospasial, yang menjadi target audiens adalah pendidik dan calon pendidik masa depan. Ini sebuah upaya strategis untuk memperkenalkan IG,” kata Kepala Pusat Penelitian, Promosi dan Kerja Sama BIG Wiwin Ambarwulan dalam sambutannya di Aula FKIP Unila, Bandar Lampung, Jumat, 8 Februari 2019.

Wiwin juga menyampaikan, saat ini Unila dan BIG memiliki kerja sama berupa Pusat Pengembangan Infrastruktur Data Spasial (PPIDS) di Prodi Pendidikan Geografi FKIP Unila. Keberadaan PPIDS ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh semua pihak.

“PPIDS bisa disebut kepanjangan tangan BIG di daerah. BIG bekerja sama dengan berbagai perguruan tinggi negeri di hampir seluruh Indonesia untuk memangkas jarak dan waktu dalam penyelenggaraan IG di daerah. Salahs atunya dalam penanganan kebencanaan,” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Rektor Unila Hasriadi Mat Akin mengatakan pihaknya menyambut baik Roadshow Geospasial yang digagas BIG. Berbagai literasi diperlukan untuk mendukung terlaksananya pembangunan, sehingga diperlukan sumber daya manusia yang siap dan mumpuni.

"Di samping riset, kami juga berusaha menghasilkan tenaga-tenaga yang bisa disiapkan untuk geospasial. Bersama dosen dan mahasiswa, kami juga melakukan sharing dengan pemerintah untuk kebencanaan," katanya.

Roadshow Geospasial yang diikuti 150 peserta ini kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi oleh Inspektur BIG Sugeng Priyadi. Setelah materi utama, dilakukan diskusi panel dengan menghadirkan tiga narasumber, yaitu Kepala Pusat Pemetaan Integrasi Tematik Lien Rosalina yang menyampaikan penanganan kebencanaan dan reaksi cepat IG; dosen Unila Abdurahman yang merupakan peneliti kebencanaan; serta Wiwin Ambarwulan dengan materi peran PPIDS dalam penyelenggaraan IG di Lampung. Diskusi panel ini dipandu Kepala Bidang Promosi dan Kerja Sama BIG Sri Lestari Munajati. (DA/NIN)