Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Ramadhan Momentum Bijak Menggunakan Sosial Media

Cibinong – Berita Geospasial – Kemajuan teknologi dan pesatnya distribusi arus informasi, menjadi tantangan tersendiri di jaman saat ini, banyaknya berita berita palsu (hoaks) yang menyebar di masyarakat menjadi suatu hal yang perlu diperhatikan.

Begitu pentingnya akses internet dalam kehidupan manusia saat ini. Mudahnya akses informasi membuat kita jadi semakin cerdas dan mau menghabiskan waktu berjam-jam di depan gadget atau laptop. Semua itu dilakukan demi mengetahui informasi dan mengetahui apa yang sedang ramai terjadi di dunia luar sana.

Terlebih saat bulan Ramadhan menjadi tempat bagi umat muslim khususnya untuk memfilter berbagai informasi yang kita terima, terutama media sosial.

Dalam kajian rutin bulan Ramadhan di Komplek Masjid Al Idrisi Badan Informasi Geospasial (BIG) yang dilaksanakan Senin (27/05) Kepala Pusat Pengelolaan dan Penyebarluasan Informasi Geospasial Dr Ing Khafid menyampaikan pentingnya sikap bijak dalam penggunaan media sosial serta teknologi informasi lainnya.

“Semua Informasi bisa kita akses melalui gadget kita, bahkan secara real time, ada baiknya kita dapat memfilter informasi sebelum kita cerna” ungkap Khafid.

Lanjutnya dalam islam sendiri Allah SWT sudah memperingatkan kita apabila memberikan informasi palsu, yang berujung kepada fitnah dan ghibah.

Dari segi bahasa, ghibah artinya membicarakan mengenai hal negatif atau positif tentang orang lain yang tidak ada kehadirannya di antara yang berbicara.

“Sebagai muslim sesuai dengan perintah Allah dalamAl Quran kita harus menjauh dari perbuatan ghibah yang bisa berujung kepada fitnah,”

Oleh karena itu, ghibah sangatlah berbahaya maka hendaknya seseorang agar senantiasa waspada terhadap diri sendiri agar tidak terjerumus dalam  perbuatan yang diharamkan.

Salah satu cara agar kita bijak dalam menggunakan teknologi ialah membaca dulu dan menelaah apa yang menjadi inti informasi, sehingga kita tidak mudah terjebak oleh informasi yang salah.

“Apabila kita bisa menelaah informasi yang kita terima dan tidak sembarang menyebarkan insya allah kita dapat menggunakan sosial media dan kemajuan teknologi informasi lainnya secara baik” Tutup Khafid. (/AR)