Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

SIG di Mata Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta

Cibinong, Berita Geospasial – Informasi Geospasial merupakan data geospasial yang sudah diolah sehingga dapat digunakan sebagai alat bantu dalam perumusan kebijakan, pengambilan keputusan, dan/atau pelaksanaan kegiatan yang berhubungan dengan ruang kebumian demikian bunyi kutipan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial (UU-IG). Berbekal landasan Undang-Undang tersebut ada himbauan untuk mendorong penggunaan Informasi Geospasial (IG) ke dalam penyelenggaraan pemerintahan dan ke dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, diantaranya penerimaan kunjungan dari masyarakat.

Adalah peserta Diklat Jabatan Fungsional Penyelidik Bumi Madya dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral datang berkunjung ke BIG dalam rangka praktik kerja lapangan. Mereka datang dari Bandung sebanyak sekitar 45 orang pada hari Rabu, 11 April 2017 dan diterima oleh Sri Lestari Munajati sebagai Kepala Bidang Promosi dan Kerja Sama BIG di Aula Utama BIG, gedung S lantai 2. Pak Aperta sebagai juru bicara dari rombongan peserta diklat ini mengucapkan terima kasih kepada BIG atas perkenannya untuk bisa menerima kunjungan ini. Aperta menjelaskan bahwa peserta diklat ini sudah banyak memiliki pengalaman dan kunjungan ke BIG akan menjadi bahan diskusi untuk materi diklat mereka.

Agung Teguh Mandira didaulat untuk menjadi moderator kunjungan hari ini. Adapun rangkaian kegiatan kunjungan  ini adalah presentasi dari beberapa narasumber, tanya jawab dan kunjungan ke unit kerja BIG. “Bumi itu tidak bulat seperti kelereng”, demikian ungkapan Fahmi Amhar dan bumi memiliki ellipsoid. Fahmi menerangkan mengenai profil BIG dan proses bisnis yang dilakukan BIG. Presentasi berikut dilanjutkan oleh Yoniar Hufan Ramadhani dari Pusat Pemetaan Integrasi Tematik dengan materi diantaranya Kebijakan Satu Peta yang dicanangkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menghindari konflik perijinan dan tumpang tindih data.

Untuk sesi tanya jawab, para peserta diklat ini terlihat cukup antusias memberikan pertanyaan kepada narasumber. Sesi selanjutnya kunjungan ke unit teknis BIG, kunjungan pertama adalah melihat dapurnya proses pembuatan peta Rupabumi Indonesia (RBI). Pak Agus Hikmat menjelaskan mengenai hasil produk RBI yang sudah dilakukan BIG sampai hari ini di unit kerjanya. Selanjutnya Agus Hikmat mempersilakan peserta diklat untuk melihat langsung proses pembuatannya diantaranya penggunaan kacamata 3dimensi untuk mengecek akurasi data RBI. Kunjungan terakhir adalah melihat Data Center BIG, Iyan Supriyana memandu peserta diklat ini menjelaskan segala hal terkait Data Center BIG. (AS)