Rabu, 21 Januari 2026   |   WIB
en | id
Rabu, 21 Januari 2026   |   WIB
BIG Dukung OLGENAS 2026, Perkuat Literasi Geospasial Generasi Muda

Yogyakarta, Berita Geospasial – Badan Informasi Geospasial (BIG) memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan OLGENAS International Geolympiad 2026 yang berlangsung pada 19–23 Januari 2026 di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Dukungan ini menegaskan peran BIG sebagai otoritas pemetaan nasional dalam memperkuat pemahaman generasi muda mengenai pentingnya data geospasial untuk menghadapi tantangan global, khususnya risiko kebencanaan.

Mengusung tema Living with Hazards: Geodiversity Strategies for Sustainable Communities, OLGENAS 2026 menjadi ruang kolaboratif bagi siswa untuk mengasah daya kritis dalam membaca risiko bencana, sekaligus merumuskan solusi adaptif berbasis geografi. Dalam konteks tersebut, BIG menekankan bahwa pemanfaatan informasi geospasial merupakan fondasi utama dalam membangun ketangguhan komunitas terhadap berbagai ancaman bencana.

Kepala BIG Muh Aris Marfai dalam sambutan pembukaan menegaskan bahwa informasi geospasial memiliki peran vital di seluruh tahapan manajemen bencana, mulai dari tanggap darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi. Menurutnya, pada fase tanggap darurat, informasi paling krusial adalah aspek lokasi atau di mana suatu kejadian terjadi.

“Hal tersebut dipelajari dalam ilmu geografi melalui peta. Karena itu, literasi peta menjadi sangat penting dalam proses penanganan bencana,” jelas Aris.


Kepala BIG Muh Aris Marfai. dok.Juanita Noor Aziza

Aris menambahkan, kebutuhan terhadap peta tidak berhenti setelah proses evakuasi selesai. Informasi geospasial justru semakin dibutuhkan untuk menentukan lokasi pembangunan kembali fasilitas umum dan permukiman agar berada di zona yang aman.

“BIG berperan dalam penyediaan informasi geospasial saat penanganan bencana melalui peta bencana dan analisis citra satelit untuk mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi,” ujarnya.

OLGENAS 2026 melibatkan siswa SMP dan SMA/sederajat dalam penyusunan strategi lokal inovatif berbasis data spasial. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membentuk generasi yang sadar risiko, adaptif, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif tentang peran aktif generasi muda dalam mengelola potensi sekaligus ancaman kebencanaan. Upaya tersebut sejalan dengan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam mewujudkan komunitas yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan di masa depan.

Reporter: Ellen Suryanegara dan Seto Baruno
Editor: Kesturi Haryunani