Cibinong, Berita Geospasial – Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Geospatial Information Authority of Japan (GSI) memperkuat kerja sama melalui survei dan pengukuran gayaberat absolut menggunakan gravimeter tipe FG5. Kegiatan berlangsung pada 17–21 Agustus 2026 di Laboratorium Gayaberat BIG, Cibinong, Bogor.
Untuk memastikan kegiatan berjalan optimal, BIG dan GSI menggelar technical meeting pada Selasa, 18 Agustus 2026. Pertemuan ini membahas koordinasi teknis sekaligus menyamakan pemahaman mengenai tahapan pengukuran.

Sambutan Direktur Sistem Referensi Geospasial BIG Moh. Fifik Syafiudin /Abdi
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kerja sama kedua lembaga dalam pengembangan infrastruktur geodesi serta peningkatan kapasitas teknis.
Direktur Sistem Referensi Geospasial BIG Moh. Fifik Syafiudin mengatakan, pengukuran menggunakan gravimeter FG5 memiliki peran strategis dalam memperkuat infrastruktur geodesi nasional, terutama sistem referensi vertikal Indonesia.
“FG5 akan memberikan pengukuran gayaberat absolut yang sangat fundamental bagi infrastruktur geodesi kita, khususnya InaGeoid sebagai sistem referensi vertikal di Indonesia,” ujarnya.
Menurut Fifik, kolaborasi dengan GSI juga membuka ruang bagi kedua lembaga untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman teknis. Penguatan infrastruktur geodesi penting untuk mendukung berbagai kebutuhan, termasuk pemantauan perubahan permukaan bumi dan kebencanaan.
“Pertemuan ini bukan hanya technical meeting, tetapi juga untuk memperkuat kerja sama antara GSI dan BIG,” katanya.
Direktur Planning Division Geodetic Departement GSI Kensuke Kokado mengapresiasi dukungan BIG dalam mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan pengukuran. Ia mengatakan, kegiatan bersama tersebut menjadi langkah penting untuk menerjemahkan kesepakatan kedua lembaga ke dalam kerja sama teknis yang lebih konkret.
“Implementing arrangement ini bukan hanya sebuah kesepakatan antara dua organisasi, tetapi juga merupakan langkah penting menuju kerja sama yang lebih praktis,” ujar Kensuke.

Melakukan pengukuran gayaberat absolut dengan gravimeter FG5 /Risa K
Dalam pelaksanaannya, teknisi BIG dan GSI bekerja bersama melakukan pengukuran gayaberat absolut sekaligus berbagi pengetahuan dan pengalaman. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat kemampuan teknis kedua lembaga dalam menghasilkan pengukuran gayaberat yang akurat dan andal.
“Kami berkomitmen untuk bekerja bersama sebagai satu tim guna memastikan keberhasilan kegiatan ini. Saya yakin kegiatan pengamatan bersama ini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pengukuran gayaberat absolut di Indonesia,” katanya.
Pengukuran gayaberat absolut dengan gravimeter FG5 menghasilkan data dasar yang penting bagi pengembangan sistem referensi geospasial. Pelaksanaan pengukuran bersama juga memberi kesempatan kepada BIG dan GSI untuk menguji metode dan prosedur dalam kondisi lingkungan yang berbeda, sekaligus memperkaya pengalaman teknis para personel yang terlibat.
Kegiatan survei dan pengukuran berlangsung hingga 21 Agustus 2026. Melalui kolaborasi ini, BIG dan GSI tidak hanya memperkuat kualitas data gayaberat absolut, tetapi juga membangun fondasi bagi pengembangan kerja sama yang lebih luas di bidang geodesi dan informasi geospasial.
Reporter: Risa Krisadhi
Editor: Kesturi Haryunani